Ini Alasan Citilink Terbang ke Banyuwangi

192
foto:citilink.co.id

JAKARTA – Citilink Indonesia membuka rute baru Jakarta – Banyuwangi. Maskapai milik pemerintah itu akan terbang perdana ke Banyuwangi pada 15 Februari 2018, mendatang.

“Banyuwangi punya komitmen kuat mengenalkan pariwisatanya ke level internasional. Rencana itu pun sudah ditangkap Citilink sejak lama,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo , Senin 5 Februari 2018.

Penumpang akan dimanjakan dengan fasilitas pesawat Boeing B-735 berkapasitas 120 orang. “Wisatawan dan masyarakat Banyuwangi sekarang punya banyak alternatif penerbangan. Ini memang jadi upaya Citilink untuk memaksimalkan pasar potensial di daerah,”katanya

Apa menariknya Banyuwangi?  Terkenal sebagai ‘The Sunrise of Java’, pariwisata di wilayah ini tumbuh pesat. Kini Banyuwangi  memiliki 77 kalender top event.  ‘The Sunrise of Java’ juga memiliki segitiga berlian. Kawasan itu adalah, Kawah Ijen, Pantai Plengkung, dan Pantai Sukomade. Dengan modal besarnya, mereka memiliki target 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di 2018.

“Alamnya memang eksotis dan menjadi daya tarik wisatawan. Kuliner di sana juga sangat khas. Fasilitas lengkap. Harganya oke,” lanjut Juliandra.

Poros baru Jakarta-Banyuwangi pun semakin memperkaya warna Citilink. Maklum saja, mereka punya 65 rute penerbangan. Frekuenasi flight-nya 268 per hari. Ada 32 kota besar di Indonesia yang sudah dilayaninya.

“Pertumbuhan pariwisata Banyuwangi sangat bagus. Citilink tidak akan rugi masuk ke sana. Maskapai lainnya juga harus meniru Citilink,” kata Menteri Pariwisata,  Arief Yahya. (Eni Saeni Djudira)